Berita

Visa Resmi Tambah 5 Blockchain Baru: Stablecoin Makin Serius Masuk ke Sistem Pembayaran Global

4 min readThu Apr 30 2026
Visa Resmi Tambah 5 Blockchain Baru: Stablecoin Makin Serius Masuk ke Sistem Pembayaran Global

Kalau selama ini stablecoin masih dianggap sebagai instrumen niche yang cuma relevan di dalam ekosistem kripto, pengumuman terbaru dari Visa mungkin akan mengubah pandangan itu. Raksasa pembayran global ini baru saja mengumumkan penambahan lima blockchain baru ke dalam program settlement stablecoin mereka, sebuah langkah yang bukan sekadar ekspansi teknis biasa. Ketika Visa, jaringan pembayaran yang menfasilitasi transaksi di lebih dari 200 negara, mulai membangun infrastruktur multi-chain secara serius, itu adalah sinyal kuat bahwa stablecoin sedang bergerak dari eksperimen menuju kenyataan.


Visa mengumumkan penambahan lima blockchain ke dalam program settlement stablecoin globalnya, memperluas pilihan bagi para issuer dan acquirer dalam menyelesaikan transaksi melalui jaringan Visa. Langkah ini bukan keputusan yang tiba-tiba. Visa sudah menjalankan pilot program stablecoin settlement selama beberapa tahun terakhir, mencakup berbagai wilayah mulai dari Amerika Latin, Eropa, Asia Pasifik, hingga kawasan Afrikan dan Timur Tengah.

Program settlement stablecoin Visa kini telah mencapai annualized run rate sebesar $7 Miliar, tumbuh 50% dibandingkan kuartal sebelumnya, dan kini mendukung total sembilan blockchain sekaligus. Angka pertumbuhan itu bukan sekadar statistik, ini konfirmasi bahwa adopsi stablecoin di level infrastruktur pembayaran global sedang berakselerasi dengan cepat. Sumber: usa.visa.com

Lima Blockchain Baru yang Masuk Jaringan Visa

Lima blockchain yang baru ditambahkan Visa adalah Arc, Base, Canton, Polygon, dan Tempo. Masing-masing membawa karakteristik yang berbeda dan melayani kebutuhan yang spesifik.

Arc adalah blockchain Layer-1 terbuka yang dibuat oleh Circle, dirancang khusus untuk menyatukan programmable money dan inovasi onchain dengan aktivitas ekonomi dunia nyata. Base adalah blockchain berperforma tinggi yang memungkinkan settlement cepat dan berbiaya rendah untuk stablecoin, aset onchain, dan agentic commerce, yang ditenagai oleh Coinbase.

Canton dibangun dengan configurable privacy untuk pasar modal yang terregulasi, memungkinkan settlement yang compliant untuk kebutuhan institusional. Ini menjadikan Canton pilihan yang relevan bagi lembaga keuangan tradisional yang butuh kepatuhan regulasi ketat. Polygon hadir sebagai solusi pembayaran blockchain terkemuka yang memungkinkan transaksi cepat dan berbiaya rendah, dengan infrastruktur throughput tinggi untuk pembayaran global dan perdagangan digital. Sementara Tempo berfokus pada pergerakan likuiditas stablecoin dan alur settlement yang lebih cepat, privat, dan efisien.

Dari 4 Menjadi 9: Kenapa Multi-Chain Itu Penting?

Sebelum penambahan ini, Visa sudah mendukung empat blockchain yakni Avalanche, Ethereum, Solana, dan Stellar dalam program settlement-nya. Dengan tambahan lima blockchain baru, total jaringan yang didukung kini menjadi sembilan, dan ini bukan sekadar soal angka.

Filosofi di balik ekspansi ini cukup jelas. Visa membangun menuju masa depan di mana interoperabilitas adalah hal yang esensial. Mendukung beberapa blockchain memberi mitra lebih banyak pilihan dalam mengakses likuiditas di berbagai ekosistem dan beradaptasi seiring perubahan lanskap, sementara Visa meringankan sebagian kompleksitas yang mendasarinya agar institusi dapat menggunakan stablecoin melalui jaringan global yang terpercaya.

Dampak Nyata di Lapangan

Ekspansi ini bukan hanya soal infrastruktur teknis. Visa kini mendukung lebih dari 130 program kartu yang terhubung dengan stablecoin di lebih dari 50 negara. Artinya, stablecoin bukan lagi hanya alat spekulasi atau transfer antar wallet kripto, tapi sudah menjadi bagian dari sistem kartu pembayaran yang digunakan jutaan orang sehari-hari.

Pertumbuhan menuju run rate $7 miliar mencerminkan kepercayaan yang meningkat dari institusi keuangan, fintech, dan penyedia pembayaran terhadap infrastruktur blockchain. Settlement stablecoin melalui infrastruktur blockchain kini menjadi pelengkap yang layak bagi jalur settlement tradisional.


Insight Penulis

Yang menarik dari langkah Visa ini bukan sekadar soal berapa banyak blockchain yang ditambahkan, tapi soal apa yang sedang dikomunikasikan Visa kepada industri keuangan global. Ketika jaringan pembayaran sebesar Visa secara aktif membangun infrastruktur multi-chain dan mencatat pertumbuhan 50% dalam satu kuartal, itu adalah endorsement yang sulit diabaikan oleh siapapun, termasuk institusi keuangan yang selama ini masih wait-and-see terhadap stablecoin.

Ini juga memperjelas bahwa pertarungan ekosistem blockchain ke depan bukan lagi soal “blockchain mana yang akan menang”, tapi soal siapa yang bisa membangun lapisan interoperabilitas terbaik di atasnya. Dan Visa, dengan posisinya sebagai pemain netral yang melayani semua blockchain sekaligus, sedang memposisikan diri persis di titik itu.


Penambahan lima blockchain baru oleh Visa adalah konfirmasi bahwa stablecoin bukan lagi sekadar eksperimen di pinggiran sistem keuangan global. Dengan run rate $7 miliar, dukungan terhadap sembilan blockchain, dan lebih dari 130 program kartu yang terhubung di 50 negara lebih, Visa sedang membangun infrastruktur yang serius untuk masa depan pembayaran berbasis stablecoin. Buat siapapun yang masih menganggap stablecoin sebagai urusan internal komunitas kripto saja, ini adalah pengingat bahwa garis antara keuangan tradisional dan dunia Web3 makin tipis dari hari ke hari.

BlockchainStablecoin

Share

React

Author

Rafi Aliffari

Rafi Aliffari

Your Brand Could Be Here

Reach our audience & grow with us

Advertise Now