Berita

Danantara Borong Saham $GOTO, Ojol Bakal Lebih Untung?

3 min readWed May 06 2026
Danantara Borong Saham $GOTO, Ojol Bakal Lebih Untung?

Bayangin kamu driver ojol yang selama ini kena potongan aplikator sampai 20% lalu tiba-tiba negara masuk dan bilang, “tenang, kita yang urus.” CEO Danantara Rosan Roeslani baru aja konfirmasi bahwa pihaknya telah resmi masuk sebagai investor di $GOTO (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk) dan akan terus menambah kepemilikan saham secara bertahap. (Warta Ekonomi) Ini bukan kabar biasa, ini sinyal bahwa pemerintah mulai serius terjun langsung ke ekosistem gig economy digital terbesar di Indonesia. Pertanyaannya: siapa yang paling diuntungkan?


Selama bertahun-tahun, driver ojek online di Indonesia hidup di bawah sistem potongan yang dianggap memberatkan. Potongan aplikator yang bisa mencapai 10 hingga 20 persen dari setiap order jadi keluhan klasik yang tak pernah tuntas diselesaikan lewat jalur negosiasi biasa.Pemerintah kini mengambil pendekatan berbeda dengan masuk langsung lewat kepemilikan saham melalui Danantara, bertujuan mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada pengemudi, termasuk menekan potongan aplikator sesuai Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang menetapkan batas maksimal potongan sebesar delapan persen. (Warta Ekonomi) Langkah ini menandai era baru intervensi negara di ranah platform digital swasta.

Danantara Masuk $GOTO: Apa yang Kita Tahu?

Sejauh ini informasi yang tersedia masih terbatas. Rosan belum merinci besaran porsi kepemilikan saham Danantara di $GOTO saat ini, begitu pula target porsi investasi maupun skema yang digunakan. (Warta Ekonomi) Yang jelas, konfirmasi ini muncul usai Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad lebih dulu menyebut bahwa pemerintah telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojek daring, dan Rosan membenarkannya langsung.

Potongan Ojol Turun Jadi 8%: Serius?

Ini bagian yang paling relevan buat jutaan driver ojol di Indonesia. Melalui Perpres No. 27 Tahun 2026, pemerintah menetapkan batas maksimal potongan aplikator sebesar delapan persen, turun signifikan dari kisaran 10 hingga 20 persen yang selama ini berlaku. (Warta Ekonomi) Dengan masuknya Danantara sebagai pemegang saham $GOTO, kebijakan ini punya “tangan” di dalam perusahaan untuk memastikan aturan dijalankan, bukan sekadar regulasi di atas kertas.

Apa Artinya Buat $GOTO sebagai Emiten?

Dari sudut pandang pasar modal, masuknya Danantara sebagai investor bisa dibaca dua arah. Di satu sisi, ini sinyal kepercayaan institusi negara terhadap prospek jangka panjang $GOTO. Di sisi lain, intervensi kebijakan soal batas potongan berpotensi memengaruhi model bisnis dan margin pendapatan platform, sesuatu yang pasti dicermati ketat oleh investor ritel maupun institusional lainnya.


Insight Penulis

Yang menarik dari langkah Danantara ini bukan sekadar soal saham, tapi tentang bagaimana negara mulai mendefinisikan ulang perannya di ekonomi digital. Alih-alih hanya regulasi dari luar, pemerintah kini memilih duduk di dalam ruangan pengambilan keputusan. Ini strategi yang jauh lebih powerful sekaligus lebih kontroversial, karena batas antara “melindungi masyarakat” dan “mengintervensi pasar” jadi makin tipis.


Masuknya Danantara ke $GOTO adalah momen yang lebih dari sekadar transaksi saham biasa. Ini pernyataan sikap pemerintah bahwa ekosistem digital Indonesia terlalu penting untuk dibiarkan jalan sendiri tanpa arah kebijakan yang jelas. Buat driver ojol, semoga kebijakan 8% bukan cuma janji. Buat investor, ini saatnya cermat baca arah angin.

DanantaraSaham

Share

React

Author

Hadyan Orlenda Kurniawan Putra

Hadyan Orlenda Kurniawan Putra

Your Brand Could Be Here

Reach our audience & grow with us

Advertise Now